Halaman

Tampilkan postingan dengan label Ansor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ansor. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Mei 2018

Membangun Ekonomi Kerakyatan dengan Membuka Pasar Rakyat

Kolaborasi Ansor & KPL

Domulai pada hari ke-5 bulan Romadhon 1439 H. Ansor ranting Kepuh Kiriman berkolaborasi dalam bidang ekonomi.

Menjual segala kebutuhan masyarakat dengan harga yang sangat murah. Mulai dari sandal produksi masyarakat lokal, pupuk organik hasil olahan sampah rumah tangga, baju muslim, sparepart motor, bahkan sepeda ontel import Jepang.

pasar rakyat bertujuan untuk membangun ekonomi kerakyatan. Yang nantinya bisa menampung segala produksi masyarakat lokal. Diharapkan mampu menambah daya jual dan mendatangkan daya beli masyarakat.

"berfikir biasa, bergerak luar biasa".

Minggu, 30 Oktober 2016

Gebyar Muharram dan Harlah Yayasan Attauhid

Dalam rangka memperingati tahun baru hijriyah 1438 H. dan Harlah yayasan Attauhid ke-25 pengurus Yayasan mengadakan beberapa kegiatan. Diantaranya adalah jalan sehat santri, yatim ceria, pengajian umum, dan walimatul khitan. Seluruh kegiatan dilaksanakan pada hari ahad, 30 oktober 2016 berlokasi di gedung yayasan Attauhid Jl. Brigjend Katamso 47. Adapun agenda kegiatan adalah sebagai berikut :

Jalan sehat santri

Kegiatan jalan sehat santri dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri pondok pesantren yatim Attauhid dengan melibatkan warga Kepuh Kiriman.

Yatim ceria

Selain jalan sehat santri, dalam rangka Harlah yang ke-25 ini yayasan juga mengkhitankan tiga anak yatim yang diasuhnya, Ajib, Hamzah, dan Bagas. Yatim ceria dilaksanakan dengan cara santri yang dikhitan diiring bersama berkeliling kampung dengan diiringi musik patrol. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 14.00

Pengajian umum dan Walimatul khitan

Puncak dari gebyar muharram dan harlah yayasan Attauhid ini ditutup dengan pengajian umum dan walimatul khitan. Dengan rangkaian acara :
Pembacaan maullid Nabi Muhammad SAW
Pembacaan Istighotsah
Pembacaan Ayat-ayat suci Al Quran
Ceramah agama oleh Prof. Dr. A. Zahro, MA

Rangkaian kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara pengurus Yayasan Attauhid, Pengurus Ansor anak cabang Waru, Pengurus Ansor ranting Kepuh Kiriman dan warga Kepuh kiriman Waru - Sidoarjo.

Selasa, 16 Agustus 2016

Malam Tirakatan dan Pembukaan Pengajian Rutin

P R O K L A M A S I
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Itulah cuplikan teks proklamasi yang dibacakan oleh Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno 71 tahun yang lalu.

Malam ini selasa, 16 Agustus 2016 seluruh warga negara Indonesia dari Sabang sampai Merauke mengadakan acara malam tirakatan. Demikian juga dengan Dusun Kepuh Kiriman, juga mengadakan acara malam tirakata.

Tahun ini malam tirakatan yang biasanya dilakukan sendiri-sendiri di wilayah RT masing-masing dijadikan satu di halaman masjid Mu'awanatul 'Abidin Kepuh Kiriman Waru Sidoarjo. Malam tirakatan ini diikuti oleh seluruh warga RW. 01 dan RW. 10 mulai dari anak-anak hingga dewasa, laki-laki dan perempuan.

Acara dikemas sedemikian rupa dimulai setelah sholat subuh diisi dengan khotmil qur'an, setelah sholat maghrib diisi dengan sholawat Albanjary, dan setelah sholat isya' acara inti, yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan tahlil dan do'a untuk para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia serta pengajian umum sebagai tanda pembukaan pengajian rutin Rijalul ansor. Pengajian umum disampaikan oleh KH. Mukarrom Arif Ibrahim dari Surabaya dan KH. Wahab Yahya (ketua Rijalul ansor Jawa Timur) dari Tambak Beras Jombang.

Acara ini terselenggara atas berkat Rahmat Allah dan kerja sama antara pengurus NU, Pemuda Ansor, Fatayat, Muslimat, IPNU-IPPNU ranting Kepuh Kiriman, ketua RT, ketua RW, serta seluruh elemen masyarakat Dusun Kepuh Kiriman Waru Sidoarjo.

Selasa, 12 Juli 2016

Kupat Tradisi Para Wali

Setelah ummat Islam merayakan Hari raya 'Idul Fitri, ummat Islam disunnahkan berpuasa selama 6 hari di bulan syawwal. Seleai puasa syawwal inilah tradisi kupat ini dilaksanakan.
Tradisi kupatan ini sebenarnya diwariskan oleh para wali melalui Sunan Kalijaga. Istilah kupat berasal dari dua kata, "KU dan PAT"  kepanjangan dari ngaku lepat artinya mengakui kesalahan. Kupat sendiri terbuat dari daun kelapa yang masih muda, dalam bahasa Jawa namanya janur. Dalam istila Arab Dzan Nur, artinya yang bersinar.
Diharapkan setelah melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan, bersilatirrohim ke sanak saudara untuk mengakui kesalahan, dan melakukan puasa sunnah syawwal ummat Islam menjadi lebih bertakwa dan bercahaya di hadapan Allah SWT.
Pelaksanaan kupatan tiap daerah beragam caranya. Ada yang setiap rumah membuat ketupat dan dibagikan rata ke tetangga, ada pula yang satu kampung membuat ketupat dan dinikmati bersama di masjid atau mushollah dan lain sebagainya.
Adapun pelaksanaan Kupatan di Kepuh kiriman kali ini adalah diawali dengan khotmil qur'an sejak selesai sholat subuh sampai ba'da maghrib, dan dilanjutkan dengan makan kupat dan lepet bersama-sama.
Menyimak
Menikmati kupat

Selasa, 05 Juli 2016

Mengumpulkan dan Menyalurkan Zakat

Kepuhkiriman-malam 1 Syawwal 1437 H. Panitia penerima dan penyalur zakat fitrah dan maal masjid Mu'awanatul 'Abidin beserta anggota Ansor ranting kepuh kiriman bekerja sama dalam mengumpulkan zakat fitrah dan zakat maal yang nantinya akan disalurkan kepada 8 golongan yang berhak menerima zakat sesuai tuntunan Al Qur'an.
8 golongan tersebut adala:
Foqoro (orang-orang fakir)
Masakin (orang-orang miskin)
Aamil (pengurus zakat)
Muallaf (orang yang baru memeluk Islam)
Riqob (budang yang mengumpulkan harta untuk memerdekakan dirinya)
Ghorim (orang yang punya hutang untuk kepentingan agama)
Sabilillah (orang yang berjuang di jalan Allah)
Ibnu Sabil (orang yang sedang dalam perjalanan)
Pencatat Penerimaat zakat
Menghitung perolehan zakat Fitrah dan Maal yang akan disalurkan
Pengepakan zakat fitrah yang akan disalurkan

Kamis, 30 Juni 2016

Ansor Punya Base Camp

Atas berkat rahmat Allah SWT serta didorong oleh keinginan yang luhur untuk memajukan kampung Kepuhkiriman dan mensejahterakan Yatim, maka dibangunlah Base camp sebagai tempat untuk kumpul-kumpul anggota dalam merumuskan apa saja.
Base camp ini tidak hanya digunakan oleh pengurus ansor saja, tetapi boleh digunakan oleh adik-adik IPNU-IPPNU maupun fatayat dan sesepuh NU.
Dengan berdirinya base camp ini diharapkan semua anggota lebih sering berkumpul, sehingga jika ada permasalahan lebih cepat teratasi.